Senin, 03 Desember 2012

DAMPAK NEGATIV SHISHA



Metrotvnews.com, Jakarta: Bersantai bersama teman sambil mengisap shisha memang mengasyikkan. Shisha dengan alat pengisap tembakau berbagai aroma ini semakin populer di berbagai kalangan masyarakat. Namun, jangan salah, mengisap tembakau Arab ini ternyata membahayakan kesehatan pengguna.

Menurut data British Heart Foundation (BHF), jumlah kafe yang menawarkan shisha makin menjamur di Inggris. Data BHF menyebutkan sedikitnya ditemukan 179 bar shisha pada 2007, dan kini meningkat menjadi 556 tahun 2012.

Perokok shisha akan mengisap tembakau dengan rasa atau pemanis tambahan yang masuk melalui pipa berisi air. Meskipun air mendinginkan asap dan membuatnya lebih lembut daripada rokok biasa, shisha masih dapat menyebabkan penyakit, termasuk paru-paru dan kanker mulut. Beberapa ahli bahkan mengatakan asap shisha yang lebih dingin akan menusuk lebih dalam ke paru-paru, sehingga meningkatkan risiko lebih tinggi.

Dr Mike Knapton, Direktur Medis BHF, mengatakan, selama ini shisha disebut-sebut lebih aman dibanding rokok. Kenyataannya tidak demikian. Masyarakat jangan tertipu oleh aroma manis atau iming-iming lebih sehat.

"Jika Anda menggunakan shisha, itu berarti Anda membuat kesehatan Anda berisiko," kata Knapton.

"Ini tetap saja mengancam jiwa yang sama seperti halnya rokok. Malah lebih berisiko bila Anda hobi mengisapnya. Anda juga bisa terkena racun dari kayu atau arang yang digunakan untuk membakar tembakau," tandas Knapton.(Go4HealthyLife/Wrt1)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar